Bahaya Dusta


Dusta merupakan salah satu perangai kaum munafik sebagaimana disebutkan dalam Ash-Shahihain dari hadits Abu Hurairoh RodhiyAllohuanhu Rosulullah Sholallohu’Alaihi Wassallam bersabda :

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga: jika dia berbicara dia berdusta…..”

Demikian juga dusta itu akan mengantarkan pelakunya kepada kejelekan, dan orang yang memiliki perangai dusta serta membiasakan dirinya berdusta sehingga menjadi tabiatnya, maka dia akan ditulis disisi Alloh ‘Aza wa Jalla sebagai pendusta.

Berdusta tampaknya telah menjadi sesuatu yang jamak dilakukan hampir setiap orang saat ini.Tak heran jika kebohongan menjadi pemandangan yang umum dijumpai, bahkan merambati segenap lapisan masyarakat -Kecuali bagi orang-orang yang dirahmati oleh Alloh ‘Aza wa Jalla. Anak-anak kecil hingga orangtua, pedagang kecil hingga pebisnis kelas kakap, rakyat kecil hingga pejabat, dihinggapi penyakit kronis ini. Bahkan tak terkecuali, hal ini juga menimpa para da’i yang terjun kedalam kancah dakwah islam.

Walhasil, kedustaan seolah-olah menjadi hal yang lumrah dan demikian lekat mewarnai kehidupan mereka. Tidak sedap rasanya jika suatu obrolan atau acara tidak dibumbui kedustaan. Sinetron, Film, Lawakan, bahkan mimbar-mimbar dakwah begitu sarat dengan kemaksiatan ini.

Yang lebih seram dan mengerikan adalah fenomena kedustaan atas nama Alloh ‘Aza wa Jalla dan Rasul-Nya. Senyatanya, para da’i sesat, penyebar kesyirikan dan kebid’ahan kerapkali berdusta atas nama Alloh ‘Aza wa Jalla dan Rosul-Nya, dan ajaran agama ini. Mereka berdakwah tanpa Ilmu, bicara ngawur kesana kemari dan berfatwa seenaknya, lalu menisbatkan apa yang mereka ucapkan itu atas nama Alloh ‘Aza wa Jalla dan Rosul-Nya. Padahal Alloh ‘Aza wa Jalla dan Rosul-Nya berlepas diri dari apa yang mereka ucapkan. Disadari ataupun tidak, mereka akhirnya terjerumus dalam dosa besar “berbicara tentang Alloh ‘Aza wa Jalla dan Rosul-Nya tanpa Ilmu.

Semoga nasihat ini bermanfaat, kita memohon kepada Alloh ‘Aza wa Jalla agar kita semua dikelompokkan dalam jajaran hamba-hamba Alloh ‘Aza wa Jalla yang jujur, serta pada hari kiamat nanti, dikumpulkan bersama orang-orang yang jujur dalam keimanan mereka, dari kalangan pada Nabi, para syuhada, dan orang-orang shalih. Sesungguhnya Dia Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan do’a, Amiin Ya Mujiibaas Sa’iliin

Iklan

2 thoughts on “Bahaya Dusta

  1. انها حقا قطعة باردة والمفيد من المعلومات. ابن مقتنع بأن لك تقاسم هذه المعلومات مفيدة معنا. يرجى البقاء على علم لنا مثل هذا. شكرا لتقاسم على abuhirr.wordpress.com متابعة الكتابة الجيدة ، وأنا زائر العادي abuhirr.wordpress.com ، والحفاظ على احتياطي تعمل لطيفة ، وإنه سيكون من الزوار الدائمين لفترة طويلة.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s