Teknologi Utama USB 3


Bismillah kali ini saya ingin memberikan sedikit informasi mengenai telah terbitnya USB 3.0 yang saat ini tidak ada bandingannya dengan perangkat yang ada saat ini, karena transfernya yang 10 kali lebih cepat dari kakaknya, USB 2.0 Jadi USB 3.0 sangat cepat sekali

Universal Serial Bus atau disingkat dengan nama USB adalah sebuah standar interface yang telah diakui dunia untuk koneksi universal keperangkat lainnya. Hingga saat ini kita mengenal adanya teknologi USB 2.0 dengan hampir 6 juta device yang menggunakan interface ini terjual dipasaran. Kecepatan dari USB 2.0 yang mencapai 480Mbps, secara teori adalah 320 Mbps, rupanya kurang cepat untuk kita saat ini.

Maka hadirlah sebagai penerusnya, USb 3.0 yang berpredikat sebagi perangkat USB Super Speed, dengan teori kecepatannya cukup menjanjikan pada angka 5 Gbit/detik atau 10 kali lipat dari kecepatan USB 2.0. Berikut ini ana sajikan uraian singkat mengenai USB 3.0 yang meliputi seperti apa teknologinya, implementasi dan juga kecepatan transfernya dibanding dengan USB 2.0.

Arsitektur dan Fitur USB 3.0

Kehadiran USB 3.0 ini mengusung berbagai kehandalan, terutama soal transfer rate dan teknologi terbarunya yang siap menggantikan keberadaan USB 2.0 saat ini. Secara sederhana uraian mengenai kemunculan USB 3.0 tersebut bisa diterjemahkan sebagai berikut, yang intinya adalah mengenai data transfer yang sering mengalami kendala pada USB 2.0.

Dalam USB 3.0 ada arsitektur dual-bus yang digunakan untuk dapat dipakai pada pengoperasian USB 2.0 (HIGH Speed/LOW Speed/FULL Speed) dan juga USB 3.0 (Super Speed) secara simultan dan juga masih mendukung dengan perangkat-perangkat sebelumnya. Sehingga masih dapat memungkinkan untuk kompatibilitas penggunaan perangkat USB 3.0 pada port-port USB 2.0.

Secara struktur topologi masih sama, yang konsis dengan topologi star, dengan level root pada level 0 dan hub level terendah yang terhubung dengan perangkat.

Data Transfer dan Sinkronisasi

Transaksi Super Speed diidentifikasi oleh host yang melakukan respon permintaan yang mengikuti dengan perangkat USB 3.0. Perangkat bisa saja menerima atau menolak, jika sinyal diterima dengan baik, maka perangkat USB 3.0 mengirimkan atau menerima data dari host tersebut. Jika endpoint mati (tidak respon), perangkat akan merespon dengan beberapa toleransi, jika kekurangan buffer data, maka responnya adalah sinyal Not Ready(NRYD) yang dikirimkan pada host untuk mengabarkan tidak siap dalam proses penerimaan.

Ketika perangkat telah siap, maka dikirimkan sinyal Endpoint Ready (ERDY) pada host untuk melakukan ulang perencanaan transaksi data. Penggunaan unicasting dan paket multicasting, yang dikombinasi dengan peringatan tak serempak, menyebabkan link tidak aktif dalam menyampaikan paket-paket sebagai penghemat daya, sehingga power management-nya lebih bagus.

Data Encoding

Bus Super Speed menyajikan sebuah model transfer data pada kecepatan 5.0 Gbit/s, kecepatan ini dikembangkan dari kecepatan aslinya yang 4 Gbit/s yang awalnya juga dari 3.2 Gbit/s, tentunya lebih cepat dari 400Mb/s pada USB 2.0. Semua data dikirim sebagai sebuah aliran aduk 8 bit yang kemudian dikonversi menjadi format 10bit. Hal ini membantu dalam menurunkan efek ElectroMagnetic Interference (EMI).

Mengutip dari majalah KOMPUTEK sajian UTAMA edisi 783 minggu ke 1 Juli 2012

UDien

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s