Muwazanah [Bagian I]


Bismillah, kali ini abuhirr mencoba memposting tulisan dari amiy Muhammad Auza’i di FB

Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

(Anggota Hai’ah Kibar Ulama dan Lajnah Ad-Daa’imah lil ifta’) 

————————————————————————

Yang mulia -semoga Allah azza wa jalla selalu menjaganya- ditanya seputar PERMASALAHAN KELOMPOK-KELOMPOK YANG ADA :

Penanya :

“Baiklah wahai Syaikh, Apakah engkau mentahdzir (TAHDZIR ialah Memperingatkan Umat Islam atas BAHAYA PEMIKIRAN SESEORANG atau SUATU KELOMPOK, ed) mereka tanpa menyebutkan kebaikan-kebaikan mereka..???

Atau…menyebutkan kebaikan sekaligus menerangkan kejelekannya…???”

Asy-Syaikh Shalih bin fauzan hafidzohullah menjawab :

“Jika engkau sebutkan kebaikan mereka, BERARTI ENGKAU MENYERU KEPADA MEREKA.

Jangan…jangan…jangan kamu sebutkan, SEBUTKAN KESALAHAN YANG ADA PADA MEREKA SAJA. Karena bukan menjadi kewajibanmu mempelajari seluruh keadaan mereka.

Yang WAJIB ATAS ENGKAU ialah MENERANGKAN KESALAHAN YANG ADA PADA MEREKA AGAR MEREKA MAU BERTAUBAT DARI KESALAHAN. JUGA DEMI MEMPERINGATKAN ORANG LAIN DARI KESALAHAN YANG MEREKA TERJATUH DIDALAMNYA.

Adapun jika kamu menyebutkan kebaikan-kebaikan mereka, maka mereka (baca : Orang yang berpemikiran sesat/menyimpang dan kelompok-kelompok yang menyimpang/sesat, pen) akan mengatakan : “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan, inilah yang kami harapkan…”.

[Dari kaset rekaman sesi ketiga Pelajaran Kitab At-Tauhid yang disampaikan oleh Syaikh -hafidzohullah- dimusim panas tahun 1413 H di Thaif]

———————————————————————

Sumber :

“SIKAP ADIL DALAM MENGKRITIK, Studi Ilmiah terhadap metode muwaazanah dalam jarh dan ta’dil”, Penterjemah Abu Muqbil hal.29-30 yang telah dimurooja’ah kembali oleh Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri, Al-Ustadz Mahmud Syauqi Barjeb dan Al-Ustadz Luqman Ba’abduh hafidzohumullahu ta’ala dari Judul Aslinya Al-Mahajjatu al-baidhaa’u fii himaayati as-sunnati al-gharra’i min zailati ahli al-akhta’i wa zaighi Ahli Al-ahwaa’i yang ditulis oleh Asy-Syaikh Rabi’ bin Haadi ‘Umair Al-Madkhali hafidzohullah.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/mochamad-auzai/muwaazanah-bagian-pertama/10151891301736963 [catatannya amiy Muhammad Auza’i]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s