“MUWAAZANAH” (Bagian Ketiga)


Bismillah, Lanjutan dari bagian kedua

Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah ditanya :

———————————————————

“Disisi lain mereka BERDALIL DENGAN PERKATAAN ADZ-DZAHABI rahimahullah dalam kitabnya Siyar A’lamun Nubalaa’ dan selainnya.

Wahai Syaikh kami….

Perlukah menyebutkan manfa’at atau faedah yang ada pada seseorang seperti (menguasai Ilmu, ed) hadits misalnya- yang dibutuhkan oleh kaum muslimin ???”

Asy-Syaikh rahimahullah menjawab :

“INI ADALAH DALAM RANGKA MENDIDIK HAI USTADZ…!!! 

Bukan permasalahan MENGINGKARI KEMUNGKARAN atau BERAMAR MA’RUUF.

Sebagaimana sabda Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam :

“Barang siapa MELIHAT KEMUNGKARAN, hendaklah MENGUBAHNYA….”

Adakah KAMU MENGINGKARI KEMUNGKARAN SESEORANG, LALU KAMU CERITAKAN KEBAIKAN-KEBAIKANNYA ???

———————————————————

Sumber : “SIKAP ADIL DALAM MENGKRITIK, Studi Ilmiah terhadap metode muwaazanah dalam jarh dan ta’dil” penterjemah Abu Muqbil hal.19 yang telah dimurooja’ah kembali oleh Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri, Al-Ustadz Mahmud Syauqi Barjeb dan Al-Ustadz Luqman Ba’abduh hafidzohumullahu ta’ala dari Judul Aslinya Al-Mahajjatu al-baidhaa’u fii himaayati as-sunnati al-gharra’i min zailati ahli al-akhta’i wa zaighi Ahli Al-ahwaa’i yang ditulis oleh Asy-Syaikh Rabi’ bin Haadi ‘Umair Al-Madkhali hafidzohullah.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/mochamad-auzai/muwaazanah-bagian-ketiga/10151891315971963 [Tulisannya Amiy Muhammad Auza’i]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s