Hukum Barang Tiruan


Repost mengenai barang tiruan yg pernah diposting Ustadz Askari..
================
Berkenaan tentang hukum barang tiruan , disini ada beberapa keadaan:
1- mengcopi barang hasil karya cipta milik orang lain atau perusahaan tanpa ijin dari pihak mereka, maka hal ini tidak diperbolehkan, sebab mereka telah membuat persyaratan tidak dibolehkannya menjiplak atau memperbanyak tanpa ijin dari mereka, dan tidak ada perbedaan dalam hal ini antara karya cipta milik orang kafir atau muslim. Misalnya seperti software bajakan,dan yang semisalnya.
2- membuat karya sendiri lalu menggunakan nama perusahaan orang lain, dengan tujuan untuk mengelabui dan mengesankan kepada pembeli bahwa barang tersebut benar2 milik perusahaan yg tertulis namanya, maka ini termasuk tindakan penipuan dan memakan harta manusia dengan cara yg batil.
3- membuat barang tiruan yang mengesankan mirip secara penampilan seperti barang milik perusahaan tertentu, namun dia menjelaskan secara gamblang tentang kondisi barang tersebut, dan yang membeli pun mengetahui bahwa barang itu bukan milik perusahaan yg tertulis namanya, namun hanya sebagai replika dari barang asli, maka yg demikian insya Allah tidak mengapa, selama penjual menjelaskannya dan tidak mengesankan bahwa itu barang asli merek perusahaan tersebut. Seperti misalnya barang2 replika/tiruan
dengan berbagai kwalitasnya,mada yg tdk bisa dipake tlp dan sms, namun sekedar jadi pajangan dan contoh, ada yg bisa, namun tetap saja kualitasnya yg sangat jauh berbeda. Termasuk pula dalam hal ini casing2 , sarung2 hp, baterai2 hp, alat carger yg bukan ori, dll yg tertulis padanya samsung/nokia/ dan yg semisalnya, tidak mengapa selama disertai penjelasan insya Allah. Namun jika diketahui bahwa pemilik perusahaan tersebut merasa dirugikan atau tersaingi dengan penggunaan barang tiruan itu, atau secara hukum pemerintahan dianggap melanggar undang2, maka meninggalkannya jauh lebih baik. Wallahu A’lam.
Berikut penjelasan dari Al-Allamah Saleh Al-Fauzan Hafizhahullah:
يقول فضيلة الشيخ وفقكم الله يقول : ما حكم بيع وشراء البضائع المقلَّدة مثل الساعات والأقلام وغيرها ؟

العلامة صالح الفوزان حفظه الله :
تبينها ما في مانع تبيع وتشري فيها لكن تبين بأنها تقليد وليست أصلية وأن سعرها أخفض من سعر الأصلية ، أما اللي يكذب على الناس ويبيعها على أنها أصلية ويأخذ ثمن الأصلية وهي تقليد هذا غش ، إذ قال صلى الله عليه وسلم : (من غشنا فليس منا ) ، إذا كان المشتري لا يدري تبين له وتراها تقليد لا يأخذها يظنها أنها أصلية ويسلم ثمن مرتفع ، وتستغل جهله بهذا ما يجوز هذا ، هذا غش . نعم .

http://www.sahab.net/forums/?showtopic=120392

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s