Cara Mengusir Kecoa, Nyamuk, Semut, dan Tikus


Bismillah, kali ini abuhirr ingin mencoba bikin ramuan untuk mengusir serangga dari bahan-bahan alami.

In syaa Alloh dan Bi’idznillah aman buat kesehatan dan mudah membuatnya.

Tanpa menggunakan bahan kimia, serangga seperti kecoa, nyamuk dan semut, juga binatang penggangu seperti tikus, dapat kita singkirkan, bi’idznillah In syaa Alloh.

Bahan-bahannya berasal dari alam dan mudah diperoleh, sehingga Anda pun tidak akan kesulitan untuk membuatnya sendiri. Bahan-bahan alami juga lebih ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan antum dan keluarga antum.

Baiklah, kita bisa mengusir serangga dan tikus dengan bahan alami seperti ini!

Bahan dan Alat:

merica butir, kain kasa, karet gelang; minyak serai; jeruk nipis, kain lap; buah mengkudu.

Langkah pengerjaan

Kecoa

Haluskan merica butir, tempatkan dalam kain kasa, ikat dengan karet gelang. Buat beberapa buah. Letakkan di tempat-tempat yang menjadi sarang atau tempat lalu-lintas kecoak.  

Nyamuk

Sekarang mulai banyak dijual sari pati serai atau biasa disebut minyak serai. Gunakan minyak serai sebagai pengusir nyamuk. Caranya, teteskan sekitar 10 tetes minyak serai ke dalam 1 liter air untuk ngepel lantai. Aroma serai akan mengusir nyamuk. Lakukan secara teratur setiap hari agar nyamuk tidak berani mendekat.  

Semut

Gunakan perasan air jeruk nipis untuk menghilangan semut. Caranya, peras jeruk nipis dan campur airnya ke dalam 50cc air. Celupkan kain lap, dan gunakan kain itu untuk membersihkan tempat berkumpulnya semut atau jalur yang biasa dilewati semut.

Tikus

Gunakan buah mengkudu yang sudah masak. Kenakan sarung tangan, lalu potong-potong buah tersebut. Sarung tangan diperlukan untuk menghindari getah buah mengkudu, sebab jika terkena tangan getahnya dapat menimbulkan rasa gatal. Letakkan potongan buah di dalam beberapa wadah lalu tempatkan wadah-wadah tersebut di sudut-sudut yang sering dilalui tikus atau pada tempat-tempat di mana tikus bersarang. Bau buah mengkudu akan membuat tikus kabur dan kapok datang lagi.

Sumber : iDEAonline.co.id

Abuhirr Imannudin bin Abdul Hamid as-Siddawy

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s