Perbandingan Mikrokontroler MCS51 dengan Mikrokontroler AVR


Komponen chip mikrokontroler yang sangat terkenal dan sering digunakan untuk membangun sebuah perangkat elektronik kendali seperti robotika yakni, mikrokontroler jenis keluarga MCS51 yaitu AT89C51, AT89S51 dan mikrokontroler AVR yaitu Atmega8535, Atmega8, Atmega16. Berikut dibawah ini merupakan perbandingan fitur dan kemampuan antara mikrokontroler keluarga MCS51 dengan mikrokontroler AVR:

s_782563_dscn6392

 

 

 

 

Kecepatan
Untuk mengeksekusi 1 buah instruksi mikrokontroler AVR hanya memerlukan 1 clock saja, sedangkan MCS51 dalam hal ini AT89S51 memerlukan 12 clock. Jadi dalam hal ini AVR lebih cepat dari MCS51

Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman yang digunakan oleh AVR adalah bahasa C (salah satu bahasa program yang sering digunakan untuk pemrograman mikrokontroler), sehingga lebih mudah dipelajari daripada bahasa assembly. Bahasa assembly merupakan bahasa program yang lebih dekat ke bahasa mesin sehingga lebih cepat eksekusinya. Namun, pihak Atmel telah mengoptimasi bahasa C yang digunakan untuk AVR sehingga lebih cepat dan efisien.

Memori yang lebih besar
Untuk keluarga mikrokontroler AVR sudah banyak yang memiliki memori internal yang relatif besar. Misal untuk seri ATmega16: 16 Kb (Flash memory), 512 Bytes (EEPROM), 1 Kb (RAM), sedangkan untuk AT89S51 memiliki 4 Kb (Flash memory), 128 bytes (RAM). Dari sini terlihat kapasitas memori AVR lebih besar daripada AT89S51. AVR juga memiliki EEPROM internal sehingga tidak perlu memakai EEPROM eksternal seperti pada AT89S51.

Efisiensi Perangkat Keras
Dengan AVR, dapat mengurangi penggunaan komponen pendukung seperti EEPROM eksternal (baca poin yang ke-3 tentang memori) bahkan tidak perlu lagi menggunakan EEPROM eksternal. Untuk sumber clock pada AVR telah tersedia secara terintegrasi, karena didalamnya sudah terdapat XTAL yang bisa diaktifkan sehingga tidak perlu memakai XTAL tambahan lagi. Untuk nilainya bisa dikalibrasi sendiri apakah 4 Mhz, 1 Mhz atau lainnya. Sebagai catatan untuk kebutuhan akurasi XTAL eksternal masih perlu diatur. Akan tetapi jika akurasi tidak terlalu signifikan, cukup XTAL internal saja yang digunakan.
Bagi yang memerlukan ADC untuk konversi sinyal analog ke digital tidak perlu lagi memakai ADC eksternal (ADC 0804) karena untuk AVR seri ATmega16 sudah ada ADC internal 10 bit.
Fitur-fitur tambahan
Mikrokontroler AVR memiliki fitur-fitur tambahan lainnya yang tidak terdapat di mikrokontroler MCS51. Diantaranya :
a. RTC dengan oscilator terpisah.
b. PWM (Pulse Width Modulation).
c. ADC 10 bit internal.
d. Master / slave SPI Serial interface.
e. On chip analog comparator.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s